★♥•*¨`*•. (¯`v´¯) (¯`v´¯) .•*¨`*• ♥★
….♥★ *¨`*•.¸(¯`v´¯)¸.•´*¨`*•♥★
♥★ Belajar Metamorfosis dari Kupu-kupu♥★
Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh
Sahabat saudaraku fillah...
Ketika mencoba membuka diri mengamati di sekeliling kita ternyata begitu banyak fenomena alam yang melahirkan banyak inspirasi untuk belajar tentang berbagai hal. Subhanallah, Alhamdulillah.. Maha Suci Engkau Ya Allah dan segala puji bagi- Mu yang telah memberi karunia kepada kami kedua mata yang bisa melihat, kedua telinga untuk mendengar dan hati untuk memahami kebesaran-Mu. Nikmat-Mu sangatlah luas tak dapat terlukiskan oleh kata. Masihkah kita ragu akan cinta dan kasih saying-Nya? Masihkah kita tega mendurhakai-Nya?
Sesungguhnya ilmu Allah itu Maha Luas akan menjadi pelajaran bagi kaum yang mau berpikir dan bermuhasabah ( mengoreksi diri ) apakah kita termasuk hamba-Nya yang bersyukur atau sebaliknya. Di dalam Al-Qur’an terdapat sebuah ayat yang menyatakan bahwa :
“ Katakanlah, kalau sekiranya lautan menjadi tinta untuk menulis kalimat-kalimat Rabb ku, sungguh habislah lautan itu sebelum habis ( ditulis ) kalimat-kalimat Rabb ku, meskipun kami datangkan tambahan sebanyak itu pula. “ ( QS.Al-Kahfi : 109 ).
“ Dan seandainya pohon-pohon di muka bumi menjadi pena dan laut ( menjadi tinta ) ditambahkan kepadanya tujuh lautan lagi sesudah keringnya, niscaya tidak akan habis-habisnya ( dituliskan ) kalimat Allah. Sesungguhnya Allah Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana.” ( QS. Lukman : 27 ).
Hendaknya kita mentaddaburi tanda-tanda kebesaran dan kekuasaan Allah karena di sana terdapat lautan ilmu-NYa , sehingga ada dorongan kita untuk mengkaji dan mengamalkan.
Sahabat saudaraku fillah…
Berikut ini penulis sajikan sebuah fenomena alam yang bisa kita ambil hikmahnya.
Saudaraku….Lihatlah sejenak di alam sana , seekor atau beberapa ekor kupu-kupu yang hinggap di taman bunga. Kupu-kupu itu terlihat elok rupawan dengan sayapnya yang berwarna-warni. Subhanallah..sungguh indah Allah menciptakan hewan kecil ini dengan kombinasi warna yang sangat serasi. Sejenak kulihat dia hinggap di bunga menghisap sari madunya lalu terbang lagi di kuntum bunga yang lain. Tak berapa lama datang lagi kupu-kupu lain yang tak kalah cantiknya seolah mereka saling bertegur sapa lalu bersama-sama terbang menari dengan indahnya di taman itu. Mereka terlihat riang menjalani kehidupannya.
Tapi,tunggu dulu sahabat…sebelum lebih jauh kita mengaguminya…marilah kita tengok sejarahnya. Kupu –kupu cantik nan elok rupawan itu bukankah dulunya adalah seekor ulat yang menjijikkan? Hidupnya pun merayap di dahan dan dedaunan. Jika nasibnya tidak beruntung hidupnya bisa berakhir dimakan burung atau hewan pemangsa lainnya. Setelah matang menjalani kehidupan sebagai ulat, ia pun mencari tempat yang aman dan berubah menjadi kepompong. Badannya terbujur kaku menggantung di dahan atau dedaunan. Ia tak peduli walau siang hari panas terik menyengatnya dan malam hari dingin menusuknya. Bahkan tak jarang hujan dan badai menerpanya. Ia tetap kokoh di tempatnya untuk merubah diri menjadi pribadi yang baru yang lebih baik dan indah.
Beberapa waktu kemudian ia keluar dari kepompongnya menjadi kupu-kupu yang cantik, indah menawan yang amat berbeda dengan wujud sebelumnya. Ia kini memiliki keahlian baru bisa terbang mencari kuntum bunga yang mengandung madu dan menebarkan telur-telur penerus kehidupannya.
Sahabat…tak ada seekor kupu-kupu manapun yang langsung menetas dari telur melainkan keluar dulu dari kepompongnya. Maka sahabat, kalau ingin menjadi seperti kupu-kupu yang cantik sanggupkah kita menjalani metamorfosis kehidupan? Metamorfosis itu bisa dimaknai sebagai perubahan yang dahsyat dalam akhlak dan kualitas diri yang lain. Untuk menjadi kupu-kupu yang cantik penuh pesona, sanggupkah kita menjalani kehidupan sebagai ulat yang dihina, dicaci dan sering diejek. Di saat tak ada yang menghargai , mendukung atau menolong, kita tetap harus melangkah karena kita yakin akan tujuan akhir hidup ini yakni hanya mencari keridhoan Allah. Bersabar dalam tempaan hidup, cobaan dan godaan menjalani proses kehidupan sebelum kita akhirnya lahir menjadi diri yang indah dan mampu menebarkan kebaikan pada sesama.
Sahabat saudaraku fillah..
Tiada orang yang sukses didapatkan dengan mudah. Demikian pula bila kita ingin memiliki pribadi yang baik dan santun tidaklah semudah kita membalikkan telapak tangan. Semua perlu proses, butuh keuletan, kesabaran dan ketabahan dalam menempa diri setahap demi setahap. Tak ada yang akan merubah diri dan keadaan kita melainkan diri kita sendiri.
“ …..Sesungguhnya Allah tidak akan mengubah keadaan suatu kaum sehingga kaum itu merubah keadaan yang ada dalam diri mereka sendiri. “ ( QS. Ar- Ra’d : 11 ).
Yang tak kalah pentingnya adalah jangan lupa berdo’a, memohon petunjuk dan pertolongan Allah yang Maha Mengabulkan permohonan hamba-Nya.
Mari sahabat…kita jalani setiap tahap dan episode hidup ini dengan penuh kearifan dan kita bulatkan tekad untuk terus berubah menjadi pribadi yang lebih baik.
(¯`v´¯) ♥♥♥•♥•♥★☆
…`•.¸.•´ ♥♥...♥*☆
♥*☆ ƸӜƷ.¸¸¸.•• ƸӜƷ♥*☆★☆
★♥•*¨`*•. (¯`v´¯) (¯`v´¯) .•*¨`*• ♥★


Tidak ada komentar:
Posting Komentar