19 Desember 2011

•Keinginan Memberi Lebih Baik Dari Pada Hasrat Untuk Menerima•

\\•Keinginan Memberi Lebih Baik Dari Pada Hasrat
Untuk Menerima•//

Kisah ini berawal dari seorang gadis muda yang
memiliki seorang kakak laki-laki yang kaya raya,
ketika itu si gadis muda yang sedang menaiki
sebuah mobil barunya di jalan raya, tiba tiba dia
menghentikan laju mobilnya karena ia melihat
lampu merah yang berjalan 75 detik dan tentunya bagi dia itu adalah waktu yang sangat lama. Saat itu ada seorang anak lelaki kecil datang ke
mobilnya dan membersihkan jendela mobil
barunya dengan kemucing. Karena merasa iba, si
gadis muda ini memberikan uang receh sebesar
500 perak ke si bocah lelaki tersebut. Namun sayangnya, si bocah lelaki itu malah
menolak dengan halus sembari berkata : "Maaf, kak.
mobilnya bagus sekali? apakah ini mobil milik
kakak? "Ya dik," jawab si gadis singkat. "Sekali lagi saya minta maaf kak, apa boleh saya
minta tolong dianterin pulang kerumah, kak?
soalnya hari sudah mulai gelap dan saya harus
kembali kerumah," Pinta si bocah lelaki kecil dengan
memohon. "Oh tentu saja, silahkan kamu masuk dan duduk di
samping kakak." jawab si gadis dengan rasa
kasihan. "terima kasih yah, kak," Ucap si bocah kecil. Setelah itu didalam mobil, mereka berdua pun
mengobrol. "Baru kali ini kak, saya naik mobil sebagus ini.
ehmmm, kira-kira harganya berapa yah
kak?,"Tanya si bocah dengan membuka omongan. Sigadis muda pun tersenyum kecil lalu menjawab,
"Sebenarnya saya juga tidak tahu harganya berapa
dik," "Loh, mengapa kakak tidak tahu harga mobil ini,
bukankah mobil ini miliknya kakak,"tanya si bocah
laki-laki dengan penuh keheranan. "Saya tidak tahu dik, sebab ini pemberian dari
kakak laki-laki saya," Mendengar perkataan si gadis muda itu, si bocah
pun bergumam..... "SEANDAINYA....SEANDAINYA.
..." Dan disamping itu, si gadis muda pun mengira
dengan apa yang didambakan bocah kecil tersebut
adalah ia pasti juga ingin memiliki seorang kakak
yang sama seperti kakaknya. Namun sayangnya pemikiran si gadis salah setelah
si bocah lelaki kecil itu meneruskan gumamannya,
"SEANDAINYA...SEANDAINYA... SAYA BISA MENJADI
KAKAK SEPERTI ITU..." Sesaat setelah itu, sampailah mereka ke rumah si
bocah kecil itu dan si bocah pun berkata dengan
senangnya bukan main. "Nah, berhenti disini kak. itu rumahku, "Ucap si
bocah sambil menunjuk rumah yang terbuat dari
kardus bekas. Begitu turun dari mobil si gadis muda, si bocah
bernafas lega dan berkata : "Terima kasih yah, kak. tapi sebelumnya saya minta
tolong sekali lagi, ya kak. tunggu di sini sebentar
saja." "Oke, " jawab singkat si gadis sambil tersenyum
manis ke muka si bocah. Si bocah lelaki kecil pun berlari menuju rumahnya,
Namun setelah 10 menit ia menunggu si bocah
kecil itu sambil memandang rumah yang terbuat
dari kardus, tiba-tiba keluarlah si bocah lelaki kecil
itu dengan menggendong anak kecil perempuan
yang lumpuh dan mendekat ke mobil, kemudian si bocah laki-laki kecil kecil itu berkata ke anak
perempuan yang di gendongnya : "LIHAT, LIHATLAH
DIK....SEPERTI YANG KAKAK BILANG TADI, INI MOBIL
BAGUS MILIKNYA KAKAK INI YANG IA PEROLEH DARI
KAKAKNYA KAKAK INI. SUATU SAAT NANTI, KAKAK
AKAN MEMBELIKAN SEBUAH MOBIL BAGUS YANG SEPERTI INI UNTUKMU," Mendengar percakapan itu, si gadis muda
meneteskan air matanya bukan karena hanya
nasib bocah kecil dan keluarganya yang menderita
tapi ketulusan dan keinginan dari si bocah laki-laki
itu sebagai kakak yang ingin selalu memberikan
yang terbaik bagi adik-adiknya. ***** Untuk Saudara- Saudariku yang merasa bahwa apa
yang kita dapatkan dari suatu pemberian adalah
jangan pernah membanggakan atau memikirkan
berapa besar harga atau nilai pemberian tersebut,
karena di balik pemberian itu ada sebuah kerja
keras dan keinginan untuk memberi

Tidak ada komentar:

Posting Komentar